susah senang adalah satu, yang memberi makna dalam hidup
RSS



Sabtu, 30 Agustus 2014

JUST SAY "I LOVE YOU"


Sesi #1
Sandra sekarang ada dikelas barunya. Ia baru saja masuk SMA. Ia sedang melihat teman-teman barunya. Dari sekian temannya, ia tertarik pada satu anak yang bernama Ricky. Sandra sudah punya pacar, jadi rasa itu cuma sekedar kagum dan tertarik. Biar begitu, sandra ingin dekat dengannya. Tapi ricky sangat cuek, beberapa bulan satu kelas menyapapun jarang. Setelah putus, rasa tertarik sandra makin dalam, tapi tak ada kemajuan dalam hubungan mereka.

"ricky itu manis"


Sesi #2
Setengah tahun atau satu semester telah berlalu sejak pertama sandra bertemu ricky. Hubungan mereka bahkan tak bisa dibilang satu kelas. Mereka jarang berkomunikasi. Malam itu, tak ada yang istimewa saat tiba-tiba hp sandra berdering. Sms. Dan yang membuat sandra girang, itu ricky, ya ricky. Cepat-cepat sandra membukanya. Sms itu berisi pesan yang menanyakan tugas untuk besok. Memang tak ada yang spesial, tapi bagi sandra itu sudah cukup membuatnya bahagia. Sejak itu, ricky sering mengirim sms ke sandra untuk bertanya tugas sekolah. Ini awal yang bagus.

"sandra, tugas untuk besok gimana?"
"makasih sandra"
"makasih sandra"
"makasih sandra"

Sesi #3
Walaupun ricky sering mengirim sms ke sandra, tapi didalam kelas hubungan mereka tak ada kemajuan yang berarti. Masih sama saja. Siang itu, sepulang sekolah saat sandra tengah berjalan bersama teman-temannya hp sandra berdering. Sms. Dari ricky. Hati sandra berdebar-debar mencoba menebak apa isi pesan itu. Bukankah tak ada tugas untuk minggu ini. Sandra membuka pesan itu perlahan. Tak lama kemudian, sandra tersenyum. Pesan singkat yang membuat sandra tersenyum simpul dan menjadi awal baru dalam hubungan mereka yang datar.

"met siang sandra imut :-)"

Sesi #4
Jari jemari sandra asyik memencet keypad hp'nya sembari bibirnya mengembangkan senyum simpul dan sesekali tawa kecilnya terdengar merdu dalam kamar mungil sandra. Sudah beberapa hari ini sandra asyik dengan kegiatan barunya itu. Ya, smsan dengan ricky. Cowok yang ia kagumi sejak pertama jumpa itu. Entah keajaiban apa yang datang dalam hubungan mereka yang datar itu. Di kelaspun, sikap cuek ricky perlahan mulai berkurang. Setidaknya sekarang tiap pagi ricky menyapa sandra. Hal baru yang membuat sandra tak sabar menunggu pagi tiba.

"lagi apa ayank mute?"
"mikirin sayank icky"

Sesi #5
Siang itu sandra dan teman-temannya sedang berada di rumah salah satu temannya. Sandra masih asyik bersmsan dengan ricky saat salah satu temannya memanggilnya. Sandra bergegas menghampiri temannya yang sedang berada di dapur dan meletakkan hpnya di meja. Ketika sandra kembali ke ruang tamu tempat dia dan temannya berkumpul tadi, sandra dikejutkan dengan tatapan aneh dari teman-temannya. Perlahan ledekan mereka memecah keheningan sesaat tadi dan membuat muka sandra menjadi merah merona karena malu.

"cieeeeeeeeee... Sandra..."
"yang pacaran sama ricky..."
"ehem, yang pacaran gak ngomong-ngomong"

Sesi #6
Setelah kejadian di rumah temannya itu, sandra menjadi bulan-bulanan teman-temannya. Di kelaspun ramai dengan ledekan mereka. Hal itu membuat sandra menjadi risih. Begitupun dengan ricky. Perlahan ricky mulai menjauh. Hal ini membuat sandra gelisah. Ia merasa tak enak dengan ricky. Bagaimanapun juga ricky adalah temannya. Saat itu, ketika sandra tengah duduk sendirian di kelas, ia melamun. Tiba-tiba hpnya berbunyi, sms dari ricky. Berdebar sandra membuka sms itu sambil memikirkan kata-kata apa yang tepat untuk meminta maaf kepada ricky. Sandra terperangah membaca kata demi kata pesan dari ricky itu. Ia tak tau bagaimana harus berekspresi. Intinya "galau".

"sandra maaf. Sejujurnya memang benar aku suka sama kamu"

Sesi #7
Beberapa hari setelah kejadian-kejadian yang membuat sandra galau total itu, hubungannya dengan ricky semakin jauh. Jangankan menyapa, smspun tak ada. Sandra semakin galau dibuatnya. Ia tak tau apa yang harus dilakukannya. Ia merasa bersalah pada ricky, tapi ia juga merasa tak ingin kehilangan ricky. Semua perasaan itu berkecemuk dalam diri sandra dan sukses membuat sandra beberapa kali menangis saat tengah malam. Sandra sadar rasa tak ingin kehilangan ricky semakin kuat. Mungkin ini yang namanya cinta. Cinta yang tumbuh dari rasa kagum dan tertarik selama ini. Sandra mencoba menguatkan dirinya.

"aku tak mau kehilanganmu ricky"
"aku kangen kamu"

Sesi #8
Hp mungil itu beberapa kali dibolak balik tangan sandra. Masuk ke menu pesan lalu keluar lagi, begitu berulang-ulang. Sandra bingung, bagaimana sebaiknya. Ia ingin segera memperbaiki hubungannya dengan ricky. Dengan hati berdebar-debar ia mulai menulis pesan singkat kepada ricky. Hatinya semakin berdebar-debar menanti jawaban apa kiranya yang akan ricky berikan. Beberapa menit ia menunggu, tak ada balasan. Sandra hampir patah semangat, lalu... Ricky, sms, balasan. Sandra beberapa kali menarik nafas berusaha menenangkan hatinya. Perlahan-lahan ia membaca pesan dari ricky. Hatinya seperti kena setrum. Ia tersentak, kaget.

"iya?"
"maaf. Aku yang salah sandra"

Sesi #9
Kemana kehangatan yang pernah ada diantara sandra dan ricky menghilang? Tak hentinya sandra menyalahkan dirinya yang tak bisa memperbaiki keadaan. Hatinya seperti tersayat karena perubahan sikap ricky yang begitu drastis. Akal sehat sandra seperti tak berfungsi lagi. Ia terus mengirim pesan ke ricky. Ia terus menguatkan hatinya, secuek apapun balasan ricky. Sandra masih berusaha mencairkan gunung es diantara mereka. Beberapa kali sandra memanggil ricky dengan sebutan sayang yang ia berikan, tak ada balasan yang berarti dari ricky. Logika sandra benar-benar habis. Satu pesan terakhir yang sandra kirimkan ke ricky. Setengah putus asa ia mengirimnya.

"ricky maaf. Aku merasa kehilangan kamu. Aku merasa kehilangan satu bagian yang penting dalam hidupku jika kamu begini terus. Kamu berarti untukku. Aku benar-benar kehilangan kamu ricky. Aku ingin kamu kembali. Aku ingin kita seperti dulu lagi.
Ayank mute"

Sesi #10
Pagi yang biasa itu, sandra tengah siap-siap berangkat ke sekolah. Hatinya masih gelisah mengingat kejadian semalam. Ia yakin ricky pasti marah dan mungkin akan menjadi akhir bagi hubungan mereka berdua. Jam setengah tujuh. Bergegas sandra mengambil hp mungilnya diatas lemari lalu berangkat sekolah. Di tengah perjalanan ia membuka hpnya dengan sedikit harapan ada sesuatu yang baik dari hp itu. Benar saja, satu pesan, dari waktu pengirimannya pesan itu sepertinya baru saja sampai di hp sandra. Tanpa berharap banyak sandra membuka pesan itu. Nampaknya matahari sudah mulai meninggi dan menyilaukan pandangan sandra. Di arah timur, matahari tersenyum menyambut pagi baru.

"met pagi ayank mute :*"

Sesi #11
Ada sesuatu yang menggelitik dan membuat sandra tak bisa berhenti tersenyum. Hatinya seperti dipenuhi bulu-bulu halus yang membuat dia bahagia. Di seberang dari tempatnya duduk sekarang terlihat ricky sedang duduk bersama teman-temannya. Mata sandra tak bisa berpaling dari arah ricky. Berbagai kejadian beberapa hari belakangan membuat sandra tak percaya saat ini ia masih bisa bersama ricky, bahkan lebih dari itu. Tak ada lagi yang perlu ditutupi, perasaannya dan perasaan ricky.  Namun ada sesuatu yang mengganjal di hati sandra dan membuatnya gelisah.

"ricky, apa kamu benar sayang ma aku?"
"kenapa kamu cuek begitu?"

Sesi #12
Setahun sudah hubungan sandra dan ricky berjalan. Sandra ingin merayakan anniversary mereka yang pertama. Setelah beberapa kali rencana mereka gagal, akhirnya mereka bisa ketemuan juga hari ini. Hati sandra berdebar-debar. Kali ini, untuk kali ini, ia ingin membuat hubungannya dengan ricky menjadi lebih baik. Ia ingin ricky tetap memandangnya dan hanya melihat kearahnya seperti sandra selama ini. Sandra ingin menghilankan keraguannya pada ricky. Ia akan yakin, ricky-lah orang yang ia sayangi, satu-satunya. Hari ini begitu istimewa, ricky yang datang nampak dari kejauhan. Hati sandra makin berdebar kencang. Senyumnya menghiasi wajahnya saat ricky berada didepannya. Iya, ricky, satu dan slamanya.

"happy anniversary ayank"

Sandra ardianda Ricky shahidar

0 komentar:

Posting Komentar